CILEGON, penahitam.id/ – Pengurus Besar Generasi Perubahan Pengusaha Muda Indonesia (PB GPPMI) mengadakan pertemuan dengan pihak PT Seven Gates Indonesia (SGI), yang merupakan pelaksana salah satu proyek pembangunan PT. Chandra Asri Alkali (CAA).
Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari gerakan mosi integral yang telah digaungkan sejak 8 April lalu, sebagai bentuk penyambutan dan pengawalan investasi pembangunan PT CAA di Kota Cilegon.
Ketua Umum PB GPPMI, Enan Nova Solihin, menyampaikan bahwa gagasan mosi integral terus mendapatkan dukungan luas dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah mosi integral yang digaungkan mendapat respon positif dari banyak pihak, salah satunya SGI yang hadir di sini (Basecamp GPPMI Gardu Iman),” ucap Enan saat ditemui di lokasi.
Enan berharap silaturahmi ini menjadi awal terjalinnya kolaborasi erat yang berkelanjutan.
“Kami berharap dengan hadirnya Pak Iman dari PT SGI ini dapat terjalin kolaborasi yang baik dan berkelanjutan serta sama-sama menjaga kondusifitas lingkungan demi suksesnya pembangunan PT. CAA di Kota Cilegon,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT SGI, Iman, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan peran GPPMI dalam menjaga kondusifitas sosial di lapangan.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih atas kondusifitas dan sosial kontrol yang dilakukan kawan-kawan GPPMI untuk lancarnya pembangunan PT CAA di Kota Cilegon,” ucap Iman.
Ia juga menegaskan kesiapan SGI untuk menjalin kerja sama yang sehat dalam mendukung iklim usaha yang kondusif.
“Pada prinsipnya kami menjunjung profesionalitas dalam usaha dan mendorong kearifan lokal. Sehingga jika GPPMI di sini mampu secara profesional, kami dukung untuk mendapat bagian pekerjaan dari investasi yang hadir sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Iman.
Sebagai penutup, Enan memberikan apresiasi kepada SGI atas perhatian mereka terhadap nilai-nilai kearifan lokal dan prioritas terhadap tenaga kerja lokal.
“Kami apresiasi sebesar-besarnya kepada SGI yang sudah mau membantu warga Cilegon dengan mengedepankan kearifan lokal Kota Cilegon dan memprioritaskan pekerja lokal dengan tetap menjunjung aspek profesionalitas dalam bekerja,” kata Enan.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen GPPMI untuk terus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing.
“Atas rasa syukur ini, GPPMI berkomitmen menyiapkan sumber daya yang profesional dan berdaya saing dalam bekerja, supaya warga lokal terakomodir dan pihak industri sama-sama diuntungkan,” tutup Enan. (*/Red)









