CILEGON, penahitam.id/ – Ketua Umum Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (Inspira) Badan Koordinasi (Badko) Banten, Taufiq Rahmat, memberikan dukungan penuh kepada langkah Polda Banten dalam menjaga iklim investasi di Provinsi Banten, khususnya di Kota Cilegon.
Pada saat ditemui wartawan Kamis (26/6), Taufiq mengapresiasi ketegasan aparat penegak hukum yang menurutnya telah bertindak cepat dalam menindak berbagai bentuk pemerasan terhadap industri, termasuk upaya pemanggilan sejumlah pihak yang diduga terlibat.
Taufiq secara khusus menyoroti penangkapan seorang oknum pengusaha di Cilegon yang diduga melakukan pemerasan terhadap PT Lotte Chemical Indonesia (LCI), serta pemanggilan lima anggota DPRD Kota Cilegon oleh Polda Banten terkait kasus yang sama.
“Kami sangat mengapresiasi Polda Banten. Belakangan ini terlihat sangat tegas dalam melakukan penertiban terhadap praktik-praktik premanisme, pemerasan, dan intimidasi terhadap industri. Ini adalah langkah penting dalam mewujudkan iklim investasi yang sehat dan kompetitif,” tegasnya.
Ia menilai keterlibatan aktor politik, LSM, maupun pengusaha dalam praktik pemerasan tidak bisa dibiarkan dan harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
“Kita tidak boleh tutup mata. Oknum-oknum seperti ini harus diberi sanksi tegas. Tidak hanya karena mereka mencoreng nama lembaganya masing-masing, tapi juga merusak kepercayaan dunia usaha terhadap pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurut Taufiq, kepastian hukum dan keamanan menjadi dua faktor utama yang selalu diperhitungkan investor, baik nasional maupun asing, sebelum menanamkan modal di suatu wilayah.
“Kepastian hukum adalah syarat mutlak. Tidak boleh ada ruang bagi premanisme yang dibungkus seragam LSM atau jubah politik. Begitu juga dengan pengusaha yang menyalahgunakan posisinya untuk menekan industri demi keuntungan pribadi. Ini harus diberantas,” tandasnya
Taufiq menegaskan bahwa penegakan hukum yang konsisten adalah salah satu kunci membangun kepercayaan investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(DN)









