CILEGON | penahitam.id/ – Aksi kriminal makin nekat di Kota Baja. Kali ini, rumah seorang tokoh agama disatroni kawanan pencuri motor bersenjata api. Tak hanya berusaha mencuri, pelaku bahkan menembakkan senjata ke arah warga yang mencoba menggagalkan aksi mereka.
Peristiwa itu terjadi di depan rumah Hj Sanjawi, seorang kiyai yang tinggal di Lingkungan Palas Kidul, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Senin (28/7) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.
Diduga, pelaku berjumlah empat orang. Mereka datang berboncengan dengan dua motor. Target mereka jelas: motor-motor keluarga kiyai yang terparkir di teras rumah, tanpa pagar dan tak terkunci.
Zainal Muttaqin (32), warga yang rumahnya persis di depan kediaman Hj Sanjawi, menjadi saksi sekaligus penghadang pertama dalam peristiwa itu.
“Di rumah kiyai itu ada lima motor, Beat Street, Genio, PCX, Vario, sama Legenda. Waktu itu yang mereka incar Beat Street sama Genio,” kata Zainal, saat ditemui, Selasa (29/7).
Kecurigaan Zainal bermula saat melihat gerak-gerik mencurigakan dari sekelompok orang yang datang dengan motor Beat hitam berlis putih. Kecurigaan itu diperkuat saat temannya menelepon dan memberi tahu soal aktivitas aneh di depan rumah Hj Sanjawi.
“Saya liat dari jendela, ternyata bener maling. Saya langsung ambil besi behel, saya lempar, kena yang bawa motor,” ucapnya.
Lemparan itu membuat pelaku panik. Tapi bukan lari, salah satu dari mereka justru membalas. Bukan dengan kata-kata, tapi dengan timah panas.
“Dia nembak sekali, pelurunya masuk ke rumah, kena kaca sama galon. Tapi senjatanya kayak rakitan, ada delay gitu pas nembak,” ungkap Zainal.
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Tapi aksi itu cukup untuk membuat warga terdiam. Suara tembakan yang nyaring malah disangka petasan oleh sebagian warga yang masih tertidur.
Zainal dan Hj Sanjawi melaporkan kejadian itu ke Polsek Cilegon siang harinya. Ia juga menyebut, kejadian serupa kabarnya terjadi di rumah Haji Juned, yang masih berada di wilayah Palas.
“Saya sama haji Sanjawi tadi siang ke Polsek buat laporan. Kalau yang di rumah haji Juned saya belum dapet infonya, tapi katanya juga ada kejadian serupa, masih satu Palas cuma beda lingkungan mungkin,” jelasnya.
Kanit Reskrim Polsek Cilegon, IPTU Maman Hermawan, membenarkan adanya laporan tersebut. “Masih kami selidiki,” singkatnya saat dikonfirmasi. (DN/Red)









