Santriyah Al Hasyimiyah Borong Prestasi di Olimpiade Bahasa Arab Banten

Santriyah Al Hasyimiyah menunjukkan prestasi dalam Olimpiade Bahasa Arab tingkat Provinsi Banten.

SERANG – Tiga santriyah Al Hasyimiyah berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Provinsi Banten.

Capaian tersebut diraih di tengah padatnya aktivitas pembelajaran sekaligus kegiatan kepesantrenan yang mereka jalani.

Tiga santriyah tersebut yakni Ashfa Salsabila, Shierli Bintang Nursanti, dan Ratih Lizza Avanti. Ashfa Salsabila yang merupakan siswi kelas XII MA Al Hasyimiyah berhasil meraih Juara 1 kategori Madrasah Aliyah Boarding School.

Sementara Shierli Bintang Nursanti dan Ratih Lizza Avanti masing-masing berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam ajang tersebut.

PilihanRedaksi

Wakil Kepala MA Al Hasyimiyah bidang Kurikulum, Ainul Fuad, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh para guru.

Menurutnya, para peserta harus membagi waktu antara persiapan kompetisi dengan aktivitas pembelajaran dan kegiatan pondok pesantren yang cukup padat.

“Di tengah-tengah kesibukan dan padatnya kegiatan, kami masih menyempatkan untuk membimbing peserta OBA. Walaupun kami rasa kurang maksimal, insya Allah kami akan persiapkan lagi untuk OBA di tahun mendatang agar menjadi lebih baik lagi,” ujar Ainul.

Ia menjelaskan, pada tingkat provinsi, perwakilan Al Hasyimiyah mengikuti sejumlah kategori dari jenjang Madrasah Aliyah (MA) maupun Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Untuk Kategori 4 atau Madrasah Aliyah Boarding School, Al Hasyimiyah berhasil meraih Juara 1 dan Juara Harapan 1. Sedangkan pada Kategori 8 atau Madrasah Tsanawiyah Boarding School, perwakilan Al Hasyimiyah meraih Juara Harapan 1.

Menurut Ainul, prestasi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pesantren yang padat bukan menjadi penghalang bagi para santriyah untuk mengembangkan kemampuan akademik dan berkompetisi.

Pembinaan dilakukan oleh guru Bahasa Arab dari jenjang MA dan MTs melalui koordinasi serta latihan tambahan di luar jam pelajaran.

“Kami dari pembimbing, guru Bahasa Arab baik dari MA maupun MTs, saling berkoordinasi dengan mengadakan pembinaan khusus di luar jam pelajaran dan memperbanyak latihan soal, sehingga terlihat perkembangan dan kesiapan mentalnya,” katanya.

Ainul juga mengapresiasi semangat para santriyah yang tetap mengikuti kompetisi dengan penuh optimisme meski harus menjalani berbagai agenda kepesantrenan.

“Alhamdulillah anak-anak tetap optimis walaupun di hadapan mereka banyak kegiatan pondok yang harus dijalani,” ujarnya.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi MA dan MTs Al Hasyimiyah untuk terus memperkuat pembinaan Bahasa Arab. Evaluasi dan persiapan juga akan dilakukan lebih matang sebagai bekal menghadapi Olimpiade Bahasa Arab pada tahun berikutnya.

Bagikan

Related Posts

Pilihan redaksi

Terpopuler Minggu Ini

TERBARU

Apa yang Sedang Anda Cari?

Masukkan kata kunci untuk menemukan artikel, tokoh, atau topik pilihan.