Transformasi Jadi Institut, Pengurus INSTAL Periode 2026-2028 Resmi Dikukuhkan

Jajaran pengurus Institut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL) masa bakti 2026-2028 berfoto bersama usai prosesi pengukuhan di Kampus Al-Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (19/6/2026). Foto: INSTAL

CILEGON – Jajaran pengurus Institut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL) masa bakti 2026-2028 resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung di Meeting Room II Kampus Al-Khairiyah, Kota Cilegon, Jumat (19/6/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan perguruan tinggi Islam yang sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Citangkil.

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri perwakilan Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah, unsur pimpinan yayasan, sivitas akademika, dosen, serta sejumlah tamu undangan.

Selain pengukuhan pengurus, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan alih status STIT Al-Khairiyah menjadi Institut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL).

PilihanRedaksi

Perubahan status kelembagaan itu menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan keilmuan dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Kota Cilegon.

Dengan status baru sebagai institut, INSTAL memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan program studi yang lebih beragam, memperkuat kapasitas akademik, serta meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia di Banten.

Rektor INSTAL, Ahmad Munji, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya proses alih status dan pengukuhan pengurus yang menjadi tonggak penting bagi kemajuan institusi.

“Perubahan menjadi INSTAL bukan sekadar pergantian nama, melainkan sebuah transformasi nilai, semangat, dan tanggung jawab yang lebih besar. Kami berharap INSTAL dapat melahirkan generasi emas yang unggul dalam intelektualitas serta kokoh dalam berakhlakul karimah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Penahitam.id, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya, kepengurusan yang baru dikukuhkan diharapkan mampu menghadirkan energi baru dan berbagai inovasi dalam pengembangan kampus, sekaligus memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Prosesi pengukuhan juga ditandai dengan penyerahan dokumen kelembagaan Institut Agama Islam Al-Khairiyah dari pihak yayasan kepada jajaran pimpinan yang baru dikukuhkan.

Penyerahan tersebut menjadi simbol dimulainya era baru pengelolaan dan pengembangan kampus setelah resmi bertransformasi menjadi institut.

Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara pengukuhan serta sesi foto bersama seluruh pengurus dan tamu undangan yang hadir.

Dengan kepengurusan baru dan status kelembagaan sebagai institut, INSTAL menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan Islam yang mampu melahirkan lulusan berkualitas, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Bagikan

Related Posts

Pilihan redaksi

Terpopuler Minggu Ini

TERBARU

Apa yang Sedang Anda Cari?

Masukkan kata kunci untuk menemukan artikel, tokoh, atau topik pilihan.