CILEGON, penahitam.id/ – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cilegon kembali diluncurkan. Kali ini, Kodim 0623/Cilegon menggandeng Yayasan Al Hamid dalam pelaksanaan tahap kedua yang dipusatkan di Kecamatan Purwakarta, Kelurahan Purwakarta.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak Senin hingga Kamis (16-19 Juni 2025), dengan pelaksanaan teknis didukung oleh Yayasan Al Hamid sebagai mitra resmi Badan Pangan Nasional (BGN). Pemaparan program MBG dilakukan pada Kamis 19 Juni 2025, di Aula Kodim 0623 Cilegon.
Komandan Kodim 0623 Cilegon, Letkol Inf Miftakhul Khoir mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi gratis bagi siswa.
“Ini inisiasi Kodim untuk mengumpulkan seluruh stakeholder dan dinas terkait, agar pelaksanaan program berjalan sinkron, terkoordinasi dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Letkol Miftakhul usai acara.
Hadir dalam kegiatan itu sejumlah perwakilan instansi, seperti Kejaksaan Negeri, Polres Cilegon, para lurah dan camat, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kementerian Agama Kota Cilegon.
Letkol Miftakhul menjelaskan, MBG tahap kedua ini menjadikan Yayasan Al Hamid sebagai mitra pelaksana. Sebelumnya, Yayasan Insan Cita telah lebih dulu melaksanakan MBG di wilayah Grogol.
“Ini yayasan kedua yang launching di Cilegon. Sudah dua yayasan, dan total penerima manfaat mencapai 7.154 siswa dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA,” ungkapnya.
Ia merinci, Yayasan Insan Cita telah melayani 3.500 siswa, dan Yayasan Al Hamid juga menyasar jumlah serupa. “Itu akan terus lanjut, secara bertahap seiring kesiapan yayasan dan dukungan dari BGN,” sambungnya.
Pelaksanaan MBG di Cilegon menggunakan metode ketiga, yakni seluruh infrastruktur—dapur, perlengkapan masak, serta peralatan makan—disediakan oleh pihak mitra atau yayasan, sementara anggaran ditanggung oleh BGN.
“Jadi mitra ini sudah menyiapkan dapur, alat masak, tempat, dan perlengkapannya. Kodim bertugas melakukan pengawasan dan pendampingan,” Ungkapnya.
Dalam acara tersebut, Kepala SPPG turut memberikan pemaparan mengenai kesiapan dan pelaksanaan program. Stakeholder yang hadir juga diberi kesempatan untuk mengecek langsung kondisi dapur dan fasilitas penyediaan makanan. (DN)









