CILEGON | penahitam.id/ – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon terus menguatkan peran kemanusiaan di tingkat lokal.
Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Triwulan yang digelar di Aula Markas PMI Kota Cilegon (31/7), PMI resmi menetapkan tiga program prioritas yang akan dijalankan hingga akhir tahun.
Rakor ini dihadiri jajaran pengurus PMI Kota dan delapan perwakilan PMI Kecamatan se-Cilegon. Hadir pula Wakil Ketua PMI Kota Cilegon Encep Nurdin, Sekretaris PMI Ujang Samsul, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Hedi Jamhari dan staf markas PMI.
“PMI Kecamatan adalah ujung tombak. Kita perlu menyamakan irama gerak agar pelayanan kemanusiaan makin cepat dan tepat sasaran,” ujar Encep dalam sambutannya.
Rakor tak hanya menjadi forum rutin, tapi juga ruang merumuskan solusi berbasis wilayah. Dari hasil diskusi yang dinamis, PMI menetapkan tiga program prioritas.
Pertama, pembentukan SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) di wilayah-wilayah yang rawan bencana, untuk memperkuat kesiapsiagaan lokal.
Kedua, pelaksanaan sosialisasi SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) ke sekolah-sekolah, agar pelajar dan guru punya pengetahuan dasar menghadapi bencana.
Ketiga, memperkuat basis relawan melalui rekrutmen dan pembinaan anggota Korps Sukarela (KSR).
“Rakor ini bukan cuma ajang laporan. Kita mendorong tiap kecamatan menyampaikan tantangan di lapangan dan saling berbagi strategi,” kata Hedi Jamhari.
Dalam suasana diskusi yang hangat, para perwakilan PMI Kecamatan menyampaikan kondisi terkini di wilayah masing-masing. Mulai dari capaian program, hingga kendala teknis dan kebutuhan logistik. Aspirasi tersebut langsung ditindaklanjuti untuk pemetaan tindak lanjut oleh PMI Kota.
Sebagai bentuk dukungan konkret, PMI Kota Cilegon juga menyalurkan bantuan alat tulis kantor (ATK) kepada seluruh PMI Kecamatan. Bantuan ini ditujukan untuk menunjang administrasi dan kegiatan harian yang sering terkendala kelengkapan logistik.
Langkah-langkah yang disepakati diharapkan dapat memperkuat kapasitas lokal PMI dalam merespons berbagai tantangan kemanusiaan, termasuk potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja. (DN)









