Cilegon, penahitam.id/ – Sedang buming terkait pencabutan listrik di Masjid Nurul Ikhlas (Masjid Agung Cilegon) oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak terlepas dari perhatian Ade Maftuhi selaku aktifis jalanan Kota Cilegon yang mengatakan kekesalannya kepada perusahaan BUMN tersebut.
“Seharusnya PLN sebagai perusahaan BUMN bisa bijaksana terhadap tempat ibadah. Apalagi ini masjid, mayoritas Muslim di Cilegon, sangat sensitif, bahkan Memicu Kontroversi tentang kepedulian dan ketegasan pemerintah kota Cilegon. Apalagi ini bertepatan dengan Isra Mi’raj, momen turunya perintah Shalat untuk ummat Islam. Ujarnya
Ade yang juga sebagai ketua Yayasan Rumah Pintar meminta PT. PLN Persero untuk segera melakukan evaluasi terhadap pimpinan PLN Kota Cilegon.
“Masyarakat Cilegon jangan diam, kita harus bertindak agar pusat tahu untuk memecat Pimpinan PLN Cabang Cilegon” (*/Red)









