CILEGON, penahitam.id/ – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu menggelar Stadium Generale dan Camping Kebangsaan bertema “Menyatu dengan Alam, Mengokohkan Persatuan: Banten Hari Ini – Tantangan, Harapan, dan Peran Mahasiswa serta Pemuda Banten” di Aula Disnakertrans Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Jumat (27/4).
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perwakilan BEM dari kabupaten/kota se-Banten. Selain itu, hadir pula Ketua DPP KNPI Ali Hanafiah, Guru Besar Universitas Terbuka Siti Nur Azizah, serta tokoh pemuda Aidil Afdan Panangrang. Peserta mendapatkan kesempatan berdialog langsung dengan para narasumber dalam sesi tanya jawab.
Koordinator BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Stadium Generale ini menjadi ruang refleksi, pertumbuhan, dan konsolidasi bagi mahasiswa dan pemuda Banten.
“Studium Generale ini bukan sekadar forum ilmiah, tetapi momentum memperkuat konsolidasi pemikiran kebangsaan,” ujarnya.
Bagas menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan naskah akademik yang akan diserahkan kepada pemerintah kabupaten/kota hingga tingkat provinsi. Naskah ini berisi tawaran solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan.
“Kami mendorong adanya solusi konkret seperti pendidikan gratis. Sayangnya, perwakilan pemerintah daerah, termasuk gubernur, tidak hadir dalam forum intelektual ini,” katanya.
Sebagai langkah lanjutan, Bagas menegaskan bahwa BEM Banten Bersatu akan menggelar aksi demonstrasi pada 2 Mei 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
“Momentum Hardiknas akan kami manfaatkan untuk menyerahkan naskah akademik kepada pemerintah sebagai bentuk kontribusi mahasiswa terhadap perbaikan pendidikan,” tambahnya.
Stadium Generale dan Camping Kebangsaan ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi mahasiswa Banten dalam memperkokoh peran pemuda menghadapi tantangan dan mewujudkan harapan di masa depan. (DN)









