Suasana pelaksanaan Muharram Culture Fest 2025 di Alun-Alun Kota Cilegon.
CILEGON – Muharram Culture Fest (MCF) 2026 kembali digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Cilegon.
Festival budaya tahunan tersebut akan berlangsung pada 25-26 Juni 2026 di Alun-Alun Kota Cilegon dengan mengusung tema “Tirta Nawasanga.”
Tema tersebut mengangkat filosofi sembilan mata air bersejarah yang menjadi bagian dari perjalanan budaya dan peradaban masyarakat Cilegon.
Muharram Culture Fest 2026 akan menghadirkan beragam ritual budaya, pertunjukan seni tradisional, hingga kegiatan yang mengangkat nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat Cilegon.
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon (DKKC), Ayatullah Khumaeni, mengatakan Muharram Culture Fest bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan bagian dari gerakan pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.
“Muharram Culture Fest bukan hanya festival tahunan, tetapi gerakan kebudayaan. Melalui Tirta Nawasanga, kita diajak untuk kembali mengingat akar peradaban Cilegon, bahwa kota ini dibangun bukan hanya oleh industri, tetapi juga oleh nilai, tradisi, dan kearifan leluhur,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Ritual Tirta Nawasanga sebagai agenda pra-acara.
Kegiatan tersebut berupa perjalanan budaya menelusuri sembilan mata air bersejarah di Kota Cilegon yang diisi dengan pengambilan air bersejarah, doa bersama, diskusi budaya, hingga napak tilas sejarah.
Pada hari pertama pelaksanaan, Kamis (25/6/2026), festival akan dibuka secara resmi dengan sejumlah agenda utama seperti pembukaan festival, Ruwat Jagad Muharram berupa ritual penyatuan mata air Tirta Nawasanga, santunan anak yatim, hingga pawai obor.
Pawai obor tersebut menjadi simbol cahaya, harapan, dan semangat masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam.
Sementara pada hari kedua, Jumat (26/6/2026), masyarakat akan disuguhkan berbagai atraksi budaya seperti Paseban Budaya, Nobar Golok Pusaka, hingga pementasan budaya Pajajaran oleh PS Sang Maung Bodas.
Wali Kota Cilegon Robinsar menyambut baik penyelenggaraan Muharram Culture Fest 2026.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pelestarian budaya dan penguatan karakter masyarakat.
“Pemerintah Kota Cilegon mendukung penuh Muharram Culture Fest karena ini adalah ruang penting untuk merawat jati diri daerah,” katanya.
Robinsar juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut hadir dan meramaikan festival budaya tersebut.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Cilegon, dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua, untuk hadir dan menjadi bagian dari Muharram Culture Fest 2026,” ujarnya.
Melalui festival tersebut, diharapkan masyarakat semakin mengenal sejarah, budaya, dan nilai-nilai lokal yang menjadi bagian penting dari identitas Kota Cilegon.









