CILEGON, penahitam.id/ – Pemerintah Kota Cilegon resmi memulai relokasi para pedagang kaki lima di kawasan Pasar Kranggot, Kamis (19/6), sebagai bagian dari upaya penataan kawasan pasar. Langkah ini mendapat dukungan dari masyarakat yang sudah lama mengeluhkan kepadatan dan kemacetan di sekitar pintu masuk dan keluar pasar.
Asisten Daerah (Asda) II Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menyatakan bahwa penertiban ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya. Fokus awal relokasi menyasar akses utama, yakni jalur masuk dan keluar Pasar Kranggot, yang selama ini dipenuhi aktivitas jual beli di bantaran sungai.
“hari ini merupakan tindak lanjut dari rapat persiapan kemarin bahwa kita akan melaksanakan relokasi para pedagang kaki lima yang ada di pintu masuk maupun keluar pasar keranggot” ujar Ahmad Aziz.
Langkah awal relokasi menyasar sekitar 120 hingga 130 pedagang. Pemerintah Kota (Pemkot) juga telah menyiapkan lokasi alternatif bagi para pedagang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
Dengan dimulainya proses ini, Pemkot Cilegon berharap revitalisasi Pasar Kranggot tidak hanya menyasar fisik pasar, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan bagi warga serta pedagang. (AA/Red)









